Selamat Tinggal

“¿Cómo se dice “Adiós” en Indonesio?” (Apa bahasa Indonesia-nya “Adiós“?), tanyanya suatu siang. Aku terpaku, “mmm …” gumamku. Dia menatapku. Menunggu. Tapi tak ada satupun kata yang terlintas untuk menjawab pertanyaan itu. Bukan karena aku tak tahu. Namun seolah-olah seluruh sel-sel otakku menolak untuk berpikir dan membuatku tidak mau menjawab pertanyaan mudah itu. Iya, mudah…